Silakan tunggu sedang proses
Sabtu Pon 04 Februari 2012 08:57
learn make rich
share make it perfect
Ayat Suci
(yang berada) di atas jalan yang lurus,
(QS. YAASIIN:4)

 otomatis refresh

Javascript ayat
Para Rekan
Lain-lain
User online: 1190
User login: 4
Statistik BengkelProgram.com
user/passwd: bpuser

Multiple Drive dengan Partisi Hardisk

Penulis
Membahas tentang konsep dasar partisi pada hardisk

Aryo Sanjaya
Senin Legi, 9 Mei 2005

Multiple Drive dengan Partisi Hardisk

by Mawar Biru, mawarbiru@telkom.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Latar Belakang

Saat sekarang, kapasitas hardisk semakin royal. Selain teknologi hardisk yang semakin canggih, juga karena harga hardisk yang kian terjangkau, dalam masa krisis sekalipun. Adalah hal biasa ketika dalam komputer terpasang hardisk dengan kapasitas 20 gigabyte.

Mengalami hal ini, berbagai macam reaksi pengguna bermunculan. Ada yang dengan cueknya menjadikan hardisk 20 GB dalam satu partisi!. Dan ada juga yang memecah-mecahnya, menjadi banyak partisi, sehingga jika Windows Explorer dibuka, akan muncul barisan drive, dari C sampai R. Bahkan ada yang iseng sampai drive X.

Apakah Partisi Itu ?

Kegiatan mempartisi hardisk memang menjadi hal yang biasa, bahkan wajib dilakukan untuk hardisk yang masih baru. Tapi belum semua pengguna memahami apa dan bagaimana melakukan partisi. Bahkan ada yang pernah mengatakan, "Hardisku ukurannya kecil, jadi tidak saya partisi".

Mempartisi hardisk adalah hukumnya wajib. Yaitu menentukan area pada hardisk yang akan digunakan untuk sistem.

Karena dapat memilih area pada hardisk, maka kegiatan ini juga sering dimanfaatkan untuk 'menghilangkan' bad sector. Sebenarnya yang terjadi bukanlah menghilangkan, tapi menghindari area yang rusak supaya tidak digunakan, sehingga area yang akan digunakan bersih dari bad sector.

Susunan Partisi Hardisk

Untuk membentuk partisi, kita memang bebas menentukan jumlah partisi yang kita inginkan. Namun ada aturan yang harus diikuti.

Partisi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Primary, Extended, dan Logical.

Primary : Partisi jenis ini maksimal ada 4 buah dalam satu hardisk. Jika dalam hardisk juga ada partisi Extended, maka partisi Primary maksimal ada 3 buah.

Dalam prakteknya, kita cukup membutuhkan satu partisi Primary. Namun jika kita ingin menginstal banyak sistem operasi dalam satu hardisk, dibutuhkan lebih dari satu partisi Primary. Hal tersebut berlaku untuk OS yang hanya bisa booting dari partisi Primary, seperti DOS, WIn 3.x dan Win 9x. Sedangkan untuk OS lain seperti Win NT, Linux, OS2, bisa booting dari jenis partisi Logical.

Extended : Untuk jenis partisi ini hanya terdapat satu dalam satu hardisk, digunakan untuk menampung partisi Logical. Seperti diketahui dalam satu hardisk dibatasi hanya ada 4 Primary, maka untuk menciptakan partis lebih banyak, partisi Extended dapat dimanfaatkan. Partisi ini tidak dapat menampung data, hanya digunakan untuk menampung partisi Logical.

Dengan kata lain, partisi Extended adalah partisi Primary yang digunakan untuk menampung partisi Logical.

Logical : Partisi jenis ini tidak dapat berdiri sendiri. Dia dan teman-temannya harus berada dalam partisi Extended. Jadi jika akan dibuat lebih dari 4 partisi, harus dibuat satu partisi Extended dan partisi Logical sejumlah yang dibutuhkan.

Berikut gambaran mengenai struktur partisi hardisk.

PRIMARY

SATU

E X T E N D E D
LOGICAL

SATU

LOGICAL

DUA

LOGICAL

TIGA

PRIMARY

DUA

PRIMARY

TIGA

Tentu saja susunan di atas hanya contoh. Susunan yang sebenarnya bisa beragam.

Menyusun Partisi

Pembentukan partisi dapat dilakukan dengan banyak program. Di lingkungan Windows sudah disediakan FDISK. Jika ingin mempartisi tanpa menghapus data sebelumnya, dapat digunakan program Partition Magic.

Tapi biasanya pengguna lebih memilih menggunakan Disk Manager (DM) yang disediakan oleh manufacturer hardisk, karena kata mereka, pabrik pastilah lebih tahu tentang hardisk yang mereka produksi, sehingga program dari manufacturer lebih cocok dengan hardisk tersebut.

Dalam lingkungan linux, dapat digunakan DRUID dan FDISK (fdisk/cfdisk/sfdisk).

Tidak ada langkah-langkah baku untuk menyusun partisi, namun sebagai gambaran, berikut adalah langkah-langkah untuk menyusun partisi untuk hardisk baru, atau dianggap baru :

1. Buat partisi primary sebesar yang dibutuhkan.

Untuk Windows 9x, file-file utama dan aksesorisnya membutuhkan sekitar 300 MB, untuk persiapan perkembangan file-file driver dan library Windows, sediakan sekitar 1000 MB.

Untuk Windows XP, ME, NT, sediakan sekitar 2000 MB.

Untuk Linux, untuk full install, biasanya menghabiskan hampir 2 GB. Sediakan saja 2.5 GB.

2. Tentukan dulu partisi-partisi yang lain, hitung di atas kertas, jenis dan ukurannya. Misalnya Musik, perkirakan menghabiskan 3 GB, Data spreadsheet, cukup 2 GB, Game sediakan saja 2 GB.

Itu semua adalah ‘misalnya’, yang kepastiannya terserah anda.

3. Setelah ditentukan, hitung total besarnya. Sesuai contoh di atas menghabiskan 7 GB, maka sebesar itulah partisi Extended dibuat.

4. Buat partisi-partisi logical sesuai dengan ukurannya di dalam partisi Extended.

5. Set status partisi primary menjadi ACTIVE. Jika tidak maka jangan harap hardisk anda bisa booting.

6. Jika anda melakukan itu semua melalui program Partition Magic, maka ketika partisi diciptakan akan langsung diformat. Jika dengan program FDISK, maka anda harus keluar dari FDSIK, lalu restart, baru kemudian memformat satu persatu partisi yang baru di buat.

Melalui langkah-langkah di atas, susunan partisi yang terbentuk adalah sebagai berikut :

SYSTEM

(Drive C)

2 GB

E X T E N D E D
MUSIK

(Drive D)

3 GB

DATA

(Drive E)

2 GB

GAME

(Drive F)

2 GB

AREA

KOSONG

Pertimbangan Pembentukan Partisi

Banyak di antara pengguna yang memecah hardisknya, sesuai dengan kebutuhan. Dalam kasus tertentu, cara tersebut memang benar, tapi kurang tepat. Karena ada faktor-faktor pertimbangan untuk membentuk partisi.

Beberapa faktor antara lain :

* Semakin besar kapasitas suatu partisi, maka semakin berat maintenance-nya. Misalnya kegiatan defrag, scanning, dan lainnya.

* Dengan mencampur semua data pada satu partisi, maka kemungkinan kehilangan semua data semakin besar.

Banyak sekali kasus rusaknya FAT (File Allocation Table) atau Root directory, baik oleh virus atau kegagalan sistem. Jika FAT atau Root directory rusak, maka isi satu partisi tersebut juga rusak. Jika dipisah dalam partisi yang berlainan, akan memperkecil kemungkinan kejadian di atas.

* Semakin sedikit jumlah partisi, semakin kecil kemungkinan jumlah Sistem Operasi yang terpasang, karena setiap sistem operasi mempunyai jenis file system sendiri-sendiri, sedangkan satu partisi hanya bisa mempunyai satu jenis file system.

* Dengan memecah menjadi sejumlah partisi yang dibutuhkan, lebih mudah untuk mengorganisir lokasi file. Misalnya, perlu dipisah antara data untuk musik, spreadsheet, game, file swap, dll. Sehingga mudah untuk pencarian dan backup.

Katakanlah anda memakai komputer hanya untuk multimedia dan spreadsheet, paling banyak hanya membutuhkan 2 partisi. Kalau hardisk 20 GB dipecah menjadi 2 partisi tentu akan berat maintenancenya. Untuk kasus seperti ini, lebih baik jika TIDAK semua kapasitas hardisk digunakan, cukup diambil sesuai dengan kebutuhan.

Referensi : Dokumentasi PowerQuest Partition Magic v7

Komentar

Halaman Komentar:   < 1 2 3 4 5  >

putri

Rabu Pahing, 5 November 2008

alhamdulillah syukron kasiran y kang. bermanfaat banget.ridha allah menyertaimu.

wahyu

Minggu Pon, 16 November 2008

wow info nya sangat bermanfaat banget bagi gue......
trim'z
tapi diajarin juga dong partisi lewat "dos"
sama software buat martisi tapi selain partisi magic ya he.he.
trimz bgt

viki

Sabtu Kliwon, 13 Desember 2008

eh makasih ya sarannya by:gua

mruit

Minggu Legi, 14 Desember 2008

Ass..aku sebenarnya masih buta tentang hard disk tapi setelah membaca artikel ini..sedikit rasa jadi tahu!!!tlng di tampilkan format ataupun bagan langkah dari pembuatan partisi tersebut...wassalam

fendi

Minggu Pahing, 4 Januari 2009

makasih yaaaa.....

dadi nuryadi

Senin Kliwon, 12 Januari 2009

ASSLMALKM?Terima kasih banyak atas penjelasannya. SEMOGA ALLAH MEMBALAS ATAS SEGALA KEBAIKAN SAUDARA, DAN DITAMBAH ILMU2 YANG BERMANFAAT, BAIK DUNIA & AKHIRAT, AAAMIIIN.

dadi nuryadi

Senin Kliwon, 12 Januari 2009

ASSLMALKM?Terima kasih banyak atas penjelasannya. SEMOGA ALLAH MEMBALAS ATAS SEGALA KEBAIKAN SAUDARA, DAN DITAMBAH ILMU2 YANG BERMANFAAT, BAIK DUNIA & AKHIRAT, AAAMIIIN.

ifin banjar,banjarmasin

Rabu Pon, 4 Februari 2009

Tulisan Mas Aryo tentang partisi hardisk simpel dan mudah dimengerti,tapi sayangnya masih gambaran secara umum dan belum langsung bisa dipraktekkan ya Mas? Boleh nggak saya usul, kalau bisa lebih specifik(detail)lagi,terutama langkah-langkah yang harus saya "klik" dari awal proses booting sampai selesainya partisi hardisk (dalam sistem DOS), bagus lagi jika lengkap dengan contoh petunjuknya.Sedangkan Partition Magic melalui program windows, saya belum pernah mencobanya. Saya tunggu tulisan Mas berikutnya yang lebih lengkap dan specifik.Terima kasih atas kesediaan Mas untuk berbagi.

ardiansyah

Kamis Wage, 16 April 2009

trima kasih banyak bermanfaat banget informasi nya

indra gunawan

Selasa Legi, 28 April 2009

Aku punya masalah dengan hardisk, aku punya hardisk 120 GB samsung ATA masih segel belum di acak2, problemnya hardisk tersebut tidak mau diformat padahal aku udah pake format low level, kalo diformat sukses tapi begitu masuk system terbaca hardisk belum terformat lagi, kalo masuk instal window XP juga terbaca tapi tidak ada menu untuk menghapus partisi atau format partisi dll, yang ada press F3 untuk keluar, hardisk tersebut tebaca 120 GB baik disystem atau di bios, informasi kawan katanya blok nya terkunci dan hanya bisa dibuka dengan Sweaping Blok, bisa kasih penjelasan lebih ngga?


Halaman Komentar:   < 1 2 3 4 5  >

Mengisi Komentar





untuk kode program, apit dengan tanda [code][/code].
contoh:

[code]
(kode program)
[/code]



Daftar Artikel Lain-lain

» Surat Penawaran Kedua (33)
Senin Wage, 6 Juni 2005

Karena yang kemaren tidak cocok, maka suratnya dimodifikasi jadi kayak gini :)

» Pria VS Cowok (5)
Jum'at Legi, 3 Juni 2005

Tidak semua pria adalah cowok, dan begitu juga sebaliknya...

» Common Abbreviations (1)
Selasa Pon, 31 Mei 2005

singkatan2 umum dalam ber email atau ber mailing list, biar gak kuper banget gitu loh

» Contoh Surat Penawaran (64)
Sabtu Kliwon, 28 Mei 2005

Contoh pengiriman surat penawaran barang ke suatu perusahaan, dipesan oleh mbak Nita:

» Kidung Purwajati (7)
Jum'at Wage, 27 Mei 2005

Tidak banyak yang tau tentang kidung ini, tapi bukan berarti tidak ada artinya. Para pendekar tau ini.



Halaman:    <  1  2  3  4  5  >  

Account Data
Anda belum login.






 

Login hanya diperlukan bagi kontributor untuk mengisi artikel/berita dan mengupload file/gambar
Status Y!M
Saya sedang Offline. Silakan gunakan menu Kontak atau tinggalkan pesan di Yahoo! Messenger pada Id: aryo_sanjaya
Artikel Rame
Aplikasi Handphone (675)
Senin Pon, 20 Februari 2006

Mengirim SMS dari PC (463)
Senin Wage, 28 November 2005

Membaca SMS dari PC (439)
Selasa Pahing, 14 Juni 2005

Source SMS Autorespond (342)
Senin Legi, 24 April 2006

Barcode Reader (163)
Sabtu Pahing, 20 Januari 2007

Bukutamu
» addin
Kamis Wage
30 Juli 2009

» shen
Senin Legi
27 Juli 2009

» iyha
Rabu Wage
15 Juli 2009

» wawan
Rabu Kliwon
1 Juli 2009

» fuad hasan
Minggu Kliwon
21 Juni 2009


Halaman Bukutamu
Daftar Fungsi
pasaran
Mencari nama hari dan nama pasaran
pdu2sms
Konversi dari PDU ke Teks SMS
bacarss
Membaca RSS dari beberapa situs
Jejak Halaman
© 2005-2012 BengkelProgram.com