

Istilah AJAX digunakan pada website yang berinteraksi dengan server melalui javascript secara asinkron (background), sehingga pengguna tidak perlu untuk meload keseluruhan halaman. Hal ini menyebabkan pengiritan waktu dan bandwidth, juga menghasilkan website yang makin interaktif. Seperti kebanyakan artikel pada umumnya, website yang dijadikan contoh AJAX sejati adalah GMail. Bagi yang pernah menggunakan GMail, tentu merasakan kehandalan interface webmailnya dengan AJAX.
Untuk mengaplikasikan AJAX (Asyncronous Javascript And XML) dalam website, yang dibutuhkan adalah browser dengan kemampuan Javascript, dan komponen XMLHTTP bagi pengguna IE, dan XMLHttpRequest untuk Firefox dan browser lainnya. Syarat-syarat tersebut hampir pasti sudah terpenuhi, mengingat pengguna internet kita banyak yang menggunakan IE dan Firefox :)
Sebenarnya tidak ada hal baru dalam AJAX, karena yang digunakan adalah teknologi javascript, yang notabene sudah lama digunakan. Karena itu, bagi yang sudah terbiasa dengan javascript, akan mudah sekali mempelajari AJAX.
Pembahasan ini tidak menekankan pada salah satu teknologi (Javascript, AJAX, HTML, PHP), tapi keseluruhan dari hal tersebut. Hal ini karena penggunaan AJAX tidak hanya pada sisi klien (browser), tapi juga melibatkan respon dari server.
Sebagai acuan, berikut ini adalah salah satu kerangka dasar AJAX, yang
katanya bikinan Mr Rasmus Redlorf, the creator of PHP.
Simpan dengan namafile: ajaxify.js
Kode di atas adalah AJAX yang sangat dasar, yang jika ingin dikembangkan, masih butuh untuk dimodifikasi lagi.
Untuk melaksanakan proses request, dibutuhkan obyek XMLHttpRequest. Pada
kode di atas, hal tersebut dilakukan pada fungsi createRequestObject(), yang
hasilnya disimpan dalam obyek http.
Dalam fungsi tersebut, jika browser yang digunakan adalah IE, maka yang
diciptakan adalah obyek Microsoft.XMLHTTP, dan XMLHttpRequest untuk browser
lainnya.
Fungsi berikutnya, yaitu sndReq(), berfungsi sebagai pengirim request kepada
server. Pada contoh di atas, request yang dilakukan adalah dengan method 'get',
dan action/datanya diletakkan pada URL-nya.
Pada kasus sebenarnya, mungkin saja suatu saat nanti dibutuhkan pengiriman data
melalui method 'post'. Untuk hal seperti ini, dibutuhkan teknik yang lebih jauh.
Kali ini kita gunakan method 'get' dulu.
Pada fungsi sndReq() ditentukan bahwa yang akan menangani hasil request adalah fungsi handleResponse(), dan setelah melakukan pengiriman (send), tugas dari fungsi sndReq() telah berakhir.
Fungsi yang akan sangat sibuk dalam AJAX adalah fungsi handleRequest(), karena di sinilah segala respon dari server ditangani.
Dalam contoh ini, yang ditangani adalah ketika request telah komplit diterima (readyState == 4). Data yang diambil adalah responseText, yaitu seluruh teks hasil kembalian dari server. Jika ingin menangani kembalian data yang berupa XML, maka data yang diambil adalah responseXML.
Untuk kasus di atas, diharapkan response dari server berupa:
"status|Pesan"
Sehingga script akan langsung mengetahui status request, dan merubah isi div yang telah disediakan dengan teks respon dari server.
Pemanfaatan kode di atas, mengharuskan kita menyediakan script dengan nama rpc.php, dan halaman HTML dengan suatu div untuk menampilkan hasil respon.
Berikut ini contoh file rpc.php:
Ini adalah contoh halaman HTML yang memanfaatkan AJAX:
Untuk mengaplikasikan AJAX dalam situs anda,
banyak hal yang harus dipikirkan, diantaranya adalah:
Demikian tutorial singkat ini. Memang masih belum lengkap, karena kita masih belum memanfaatkan teknologi
XML, sebagaimana kepanjangan AJAX :)
Untuk proses interaksi menggunakan XML, akan dibahas pada pada artikel selanjutnya: AJAX, langkah 2.
mas klu mo ambil, action nya .php gimana ya ?...
$action = $_GET['action'];
switch($action)
{
case "about" : echo "OK|".[b]$_GET("about.php"[/b];
break;
}
Bagaimana cara ambil value yang ada di
<div id='hasil'></div>?
terima kasih
Salam
» GRABBING KURS BANK BCA (7)Constructors sebuah methode yg dijalakan ketika sebuah object dibuat dari sebuah class sedangkan Destructors adalah methode untuk menghapus object ketika script/program berakhir.
» OOP Pada PHP (Part 1) (23)TERINSPIRASI DARI GRABBING KURS BI BANG ARYO
» Menghitung Jarak Waktu (33)Pembahasan mengenai dasar pemrograman OOP pada PHP
(Rakhmad Maulidi)
» Grabbing Kurs Dari BI (21)Mengitung jarak waktu dan menampilkan sebagai Javascript
Grabbing data adalah tindakan tidak sopan. Tapi kali ini yang dibahas adalah teknik grabbing, masalah moral dan etika silakan cari sendiri (inspired by Iwan Fals)